• Beranda
  • Artikel
  • PPK ORMAWA HISBUL WATHAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH SORONG, PROGRAM MASSEH-AKSELERASI PENURUNAN STUNTING DAN CACINGAN DI KAMPUNG WARMON KOKODA, KABUPATEN SORONG PAPUA BARAT
PPK ORMAWA HISBUL WATHAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH SORONG, PROGRAM MASSEH-AKSELERASI PENURUNAN STUNTING DAN CACINGAN DI KAMPUNG WARMON KOKODA, KABUPATEN SORONG PAPUA BARAT

PPK ORMAWA HISBUL WATHAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN MUHAMMADIYAH SORONG, PROGRAM MASSEH-AKSELERASI PENURUNAN STUNTING DAN CACINGAN DI KAMPUNG WARMON KOKODA, KABUPATEN SORONG PAPUA BARAT

Kampung Warmon Kokoda merupakan desa dengan zona merah stunting. Menjadi sorotan Kementerian Kesehatan terkait hal tersebut, PPK ORMAWA HW UNIMUDA SORONG yang bertepatan menepati Kabupaten Sorong Distrik Aimas tergerak untuk mengajak masyrakat memhami terkait stunting, cacingan, makan sehat dan air bersih. Penangan dasar yang dapat diberikan yaitu penyuluhan mengenai stunting, cacingan, makan sehat dan air bersih.

Penyuluhan yang dilakukan tim PPK ORMAWA HW UNIMUDA sorong dilaksanakan pada saat posyandu berlangsung setiap bulanya pada tanggal 26, masyrakat yang dulunya sangat minim dan mau melakukan posyandu, mulai mau dengan adanya dorongan dari tim PPK ORMAWA HW UNIMUDA Sorong sehingga membuat masyarakat antusias untuk mengantrakan anaknya ke posyandu, posyandu tersebut di adakan oleh pihak puskesmas mayamuk.

Posyandu yang dilaksanakan di Kampung Warmon Kokoda memiliki beberapa kegiatan antara lain menimbang berat badan bayi, mengukur tinggi badab bayi, dan pemberian vitamin A, dan ditambah oleh tim  PPK ORMAWA HW stunting,makan sehat, serta air bersih, dimana Tim PPK ORMAWA HW merancang alat filtrasi guna memenuhi suplai air bersih pada masyarakat Warmon Kokoda.

Salah satu pimpinan ormawa yang juga sebagai anggota tim PPK ORMAWA HW yang bernama Syahrul Fabanyo menjelaskan, “Setelah posyandu dilaksankan para mahasiswa tim PPK ORMAWA HW UNIMUDA, meminta waktunya kepada ibu-ibu yang hadir untuk memberikan penyuluhan terkait stunting. Materi stunting disampaikan oleh Riska, Ana dan Nella.”

Artikel Populer