• Beranda
  • Artikel
  • Dosen Unimuda Sorong Dampingi Warga Pesisir Kembangkan Unit Usaha Ekowisata Bahari Berkelanjutan Berbasis Etnosains
Dosen Unimuda Sorong Dampingi Warga Pesisir Kembangkan Unit Usaha Ekowisata Bahari Berkelanjutan Berbasis Etnosains

Dosen Unimuda Sorong Dampingi Warga Pesisir Kembangkan Unit Usaha Ekowisata Bahari Berkelanjutan Berbasis Etnosains

SORONG — Tim dosen dan mahasiswa Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong yang diketuai oleh Dr. Abdul Rachman Tiro, M.Pd., bersama anggota Dr. (Cand) Nurteteng, M.Pd., dan Riqzi Claudia Wardani H., M.Pd., dengan 3 Anggota mahasiswa lyaitu: Nurul Zakiah, Program Studi Pendidikan IPA; Suci Ezy Fitriana, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan M. Didit Ghozali, Program Studi Manajemen

sukses melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat. Program ini berfokus pada pemberdayaan kelompok Jalasenastri Cabang 2 Korcab Pasmar 3 yang berlokasi di Jalan Poros Katapop, Kelurahan Majener, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.

Melalui inisiatif bertajuk "Pemberdayaan Jalasenastri Melalui Rintisan Edu-Tourism Berbasis Fun Science dan English for Tourism untuk Mendukung Pariwisata Bahari Lokal" dengan unit usaha bernama "Jalasenastri Marine Edu-Corner", kelompok yang semula merupakan organisasi sosial non-produktif berhasil ditransformasikan menjadi unit usaha wisata edukasi bahari berbasis etnosains yang mandiri, interaktif, dan profesional.

Keberhasilan program ini terwujud berkat adanya dukungan pendanaan hibah melalui program DIKTISAINTEK Berdampak (Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi). Tim pelaksana menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak pemberi dana hibah DIKTISAINTEK atas dukungan finansial yang sangat berarti bagi kelancaran hilirisasi sains dan pemberdayaan masyarakat pesisir ini.

Dalam pelaksanaannya selama enam bulan, program ini telah mencapai kemajuan fisik sebesar 80% dengan realisasi anggaran terserap sebesar Rp 34.500.000. Berbagai solusi komprehensif telah diterapkan, mulai dari tahap sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD), hibah dan perakitan teknologi tepat guna berupa Marine Science Kit (mikroskop portabel, water quality test kit, dan spesimen biota laut resin) serta instalasi Display Corner berkonsep knock-down, penyusunan modul bilingual "Marine Fun Science" ber-QR Code, hingga penyelenggaraan tiga seri workshop (peningkatan kompetensi sains, English for Tourism, serta manajemen usaha, SOP, dan pemasaran digital).

Intervensi ini terbukti mendongkrak kapasitas sumber daya manusia secara signifikan, di mana skor rata-rata (Grand Mean) kompetensi mitra melonjak dari baseline 31,83% menjadi 87,70%, serta sukses melahirkan 5 orang kader pemandu wisata inti yang kompeten. Dengan capaian ini, program PKM UNIMUDA Sorong diharapkan mampu memberikan

 

dampak positif yang berkelanjutan terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga prajurit sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata bahari lokal di wilayah Sorong Raya