• Beranda
  • Artikel
  • Peran Bahasa dan Sastra dalam Dunia Pendidikan dan Kehidupan Bermasyarakat
Peran Bahasa dan Sastra dalam Dunia Pendidikan dan Kehidupan Bermasyarakat

Peran Bahasa dan Sastra dalam Dunia Pendidikan dan Kehidupan Bermasyarakat

Elisabeth Iriyanti Ede

(Mahasiswa Program Studi PGSD UNIMUDA Sorong)

Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan manusia untuk berinteraksi dengan manusia lain sebagai mahkluk sosial, bahasa dapat berupa rangkaian ucapan kalimat yang terlontar dari mulut manusia dan bahasa juga bisa berupa gerakan , bahasa bukan hanya bunyi yang kita dengar melainkan segala sesuatu yang diperagakan untuk memberitahu sesuatu hal yang terjadi kepada kita. Bahasa digunakan sebagai alat komunikasi untuk dapat menghubungkan manusia yang ada di dunia ini.

Bahasa sebagai alat komunikasi untuk mempersatukan suatu bangsa, secara khusus bahasa Indonesia. Indonesia memiliki 718 bahasa daerah oleh karena itu bahasa Indonesia digunakan sebagai alat komunikasi yang menyatukan manusia yang hidup dari berbagai latar belakang yang berbeda dengan adat istiadat dan budaya serta memiliki bahasa daerah yang berbeda. Dengan bahasa Indonesia semua manusia yang hidup dapat berinterakti satu sama lain sebagai warga negara.

Bahasa memiliki peran yang utama dalam diri manusia sebagai mahkluk sosial, bahasa mempunyai peran penting dalam kehidupan bermasyarakat dan dalam dunia pendidikan. Kehidupan bermasyarakat merupakan suatu wadah yang menampung jutaan manusia dari latar belakang kehidupan yang berbeda, untuk saling bertukan informasi atau untuk saling berkomunikasi manusia memerlukan bahasa sebagai alat komunikasi.

Dalam dunia pendidikan bahasa berada pada posisi utama, mengapa? karena pada hakikatnya bahasa merupakan alat komunikasi, tanpa alat komunikasih manusia tidak dapat berbuat apapun. Dunia pendidikan terlibat secara penuh dalam melatih dan mengasa kemampuan peserta didik. Secara khusus pada peserta didik di bangku Sekolah Dasar, peserta didik di SD cenderung hadir dengan kemampuan berbahasa yang sangat kurang dikarenakan umur mereka yang masih muda dan pola asuh orang tua yang kurang memperhatikan kemampuan berbahasa pada anak.

Pendidikan di Sekolah Dasar sangat berperan penting dalam mendidik dan mengajar bahasa kepada peserta didik, kita ketahui bersama bahwa anak SD ketika masuk kelas 1 mereka mempunyai kemampuan berbahasa yang kurang, untuk itu sekolah dasar sangat diharapkan untuk dapat melatih dan mengajar bagaimana berbahasa yang baik dan benar . hal ini menjadi tugas pokok seorang guru dalam mendidik peserta didik untuk menjadi manusia manusia yang berguna bagi Nusa dan Bangsa kedepannya. Kemampuan berbahasa seorang peserta didik tergantung pada pola asuh orang tua serta peran guru di sekolah. Guru dan orang tua bekerja sama untuk meningkatkan kemampuan berbahasa bagi peserta didik agar dalam berkomunikasi peserta didik memiliki kemampuan yang akan membawa dia kemasa depan yang baik orang yang dapat berbahasa dengan baik, berarti memiliki kepribadian yang baik. Bahasa mempengaruhi segala aspek yang ada pada diri manusia. Jika kita mendengar seseorang berkomunikasi dengan sopan maka sudah bisa kita lihat bahwa orang ini baik, akan tetapi jika kita mendengar orang berkomunikasi dengan bahasa yang tidak sopan otomatis kita menilai orang itu kurang baik .

Sastra merupakan karya ilmiah sesorang yang diciptakan dalam bentuk tulisan yang mengandung berbagai unsure kebahasaan contohnya: novel, puisi, cerita pendek ,roman, prosa dll, oleh karena itu saya simpulkan bahwa Bahasa dan Sastra merupakan suatu serangkaian yang tidak dapat dipisahkan karena tidak dipisahkan maka setiap orang yang hendak membuat karya ilmiah harus memiliki kemampuan berbahasa yang baik, mengapa ? karena dalam penulisan karya ilmiah penulis harus menggunakan bahasa yang baik dan benar agar pembaca juga dapat memahami maksud dari tulisan ilmiah yang penulis buat .

Dalam dunia pendidikan juga mengajarkan tentang sastra , peserta didik diminta untuk membuat berbagai jenis sastra atau karya ilmiah yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa peserta didik juga diminta untuk mempraktekannya , contoh :peserta didik membacarakan puisi , maka yang terlihat adalah berbagai untaian kata puisi yang keluar dari mulut si pembaca puisi di iringi mimic wajah dan gerak tubuh, hal ini yang disebut bahasa .

Sastra dan masyarakat sangat berhubungan, mengapa? Karena nilai nilai budaya pada masyarakat itulah yang cenderung disajikan dalam sastra dan masyarakat juga merupakan penikmat sastra keterkaitan ini yang membuat bahasa,sastra dan masyarakat tidak bisa terlepaskan. Jika kita berbicara secara utuh Peran Bahasa dan Sastra dalam Dunia Pendidikan dan masyarakat, maka perannya sangatlah penting dan berkaitan. Hal ini tidak dapat terpisahkan, bahasa sangat diperlukan dalam kehidupan, untuk mengasa kemampuan berbahasa tentunya kita memerlukan suatu lembaga yang dapat mendidik dan melatih yaitu pendidikan. Kemudian untuk meningkatkan kemampuan berbahasa sebagai manusia yang ingin berkembang tentunya kita harus membuat sesuatu karya yang dapat dinikmati oleh masyarakat, untuk itu karya sastra merupakan tempat dimana seseorang secara umum dapat membuat karya nya yang merupakan hasil dari kemampuan berbahasa , hal ini semua tidak terlepas dari kehidupan masyarakat yang dapat kita sebut sebagai objek . masyarakan tempat dimana kita hidup didalamnya  suatu kondisi kehidupan yang menuntut orang untuk dapat berbahasa sebagai alat komunikasi dan untuk meninggkatkan kemampuan melalui karya sastra  masyarakat juga merupakan objek yang dituangkan dalam karya sastra yang dibuat seseorang, dan masyarakat pulalah yang menjadi konsumen untuk menikmasi karya yang dibuat.